Salah satu film horor terbaru produksi studio lokal Indonesia, Lyto Pictures yaitu Pamali resmi disiarkan di bioskop XXI sejak 6 Oktober 2022. Film ini mengisahkan pasangan yaitu Jaka Sunarya yang diperankan Marthino Lio yang baru saja kehilangan pekerjaan. Lalu istrinya, Rika yang diperankan Putri Ayudya ingin menjual rumah peninggalan orang tuanya untuk mengatasi masalah finansial tersebut.
Namun kisah mengerikan terjadi di desa yang ditempatinya, apakah masalah yang dihadapi oleh Jaka dan Rika di desa tersebut? Apa saja larangan yang dilakukan oleh
Film Pamali, Kisah Horor yang Terinspirasi dari Game
Mungkin banyak yang belum tahu bahwa film Pamali sendiri terinspirasi dari salah satu game horor karya Storytale Studios, developer game asal Bandung, Jawa Barat. Game berjudul Pamali: Indonesian Folklore Horror tersebut cukup sukses di pasar internasional yang menceritakan Jaka, lelaki yang berusaha menjual rumah peninggalan orang tuanya di desa akibat terkena PHK.
Game Pamali sendiri sudah diluncurkan di Steam sejak tahun 2018, menawarkan kisah horor dari hal tabu dan budaya asli Indonesia yang tidak seharusnya tidak dilanggar. Sebagai game lokal, tentu banyak hantu lokal juga yang bisa Anda temui di dalam permainan tersebut, sebut saja Kuntilanak, Pocong, Tuyul, hingga Leak.
Film Pamali sendiri memiliki durasi selama 99 menit dan disutradarai oleh Bobby Prasetyo dan dimeriahkan oleh berbagai aktor dan aktris papan atas seperti Marthino Lio, Putri Ayudya, Taskya Namya, Rukman Rosadi, dan lain-lain.

Dilansir detikINET, Andreas Andika selaku Studio Lead dari Storytale Studios mengaku bangga dan senang ketika game besutan timnya bisa diadaptasi menjadi sebuah karya film.
“Senang dan excited sekali game Pamali bisa diangkat menjadi film layar lebar! Apalagi film ini tetap mempertahankan elemen dan ciri khas di dalam game-nya,” ujarnya.
Sinopsis Film Pamali, Adat dan Tradisi yang Seharusnya Dipatuhi
Sebuah rumah tua sudah lama tidak dihuni sehingga memang perlu diperbaiki dan juga dibersihkan sebelum akhirnya dijual. Seorang pasangan muda yaitu Jaka dan Rika memutuskan untuk menjual rumah peninggalan orang tuanya yang berada di desa. Namun permasalahan baru muncul ketika sang pasangan suami istri tersebut mencoba membenahi rumah.
Mereka tidak sengaja melanggar pantangan yang sudah menjadi tradisi di desa tersebut, pantangan yang tidak sengaja melanggar adat yang sudah menjadi tradisi. Beberapa larangan pun dilakukan, seperti Rika yang berani memotong kuku dan rambut di malam hari. Hal ini dilarang dilakukan di desa tersebut, akibatnya mereka mengalami sejumlah teror yang mencekam.
Ada juga beberapa game yang berakhir menjadi sebuah film, salah satunya Cyberpunk: Edgerunners dari Cyberpunk 2077 yang bisa Anda baca di sini.
