Seri Animasi Avatar Terpaksa Ganti Nama akibat Film dengan judul yang sama

Ketika mendengar nama “Avatar”, mungkin di benak kita akan terbesit salah satu film tersukses sepanjang sejarah perfilman karya James Cameron. Namun ada juga sebagian orang yang mungkin langsung membayangkan seri animasi Avatar, yang menceritakan petualangan Aang sang pengendali udara terakhir. Baru-baru ini diketahui bahwa ternyata dulunya seri animasi tersebut harus mengubah atau sedikit memodifikasi judul dari seri animasi mereka.

Hal tersebut dibagikan oleh Giancario Volpe, seorang animator yang pernah bekerja pada franchise ikonik tersebut. Ia bercerita bahwa pada tahun 2004 silam, mereka terpaksa mengganti judul dari “Avatar” menjadi “Avatar: The Last Airbender”. Jika ditinjau dari waktu perilisan, animasi Avatar: The Last Airbender sudah tayang 4 tahun lebih awal. Namun karena James Cameron telah memegang hak cipta untuk judul “Avatar”, mereka akhirnya menambahkan “The Last Airbender” sebagai pembeda. Ia membagikan sedikit sejarah ini melalui akun Twitter pribadinya.

“Sekarang sequel-nya berjudul The Way of Water. Jika nantinya film ketiganya berjudul Firebending Master, kita ribut,” komentar Volpe.

Jarak waktu antara perilisan film Avatar yang pertama (2009) dan sequel-nya (2022) terbilang cukup panjang, yakni berselisih selama 13 tahun. Dan ternyata, James Cameron selaku sutradara, sudah sedari dulu menyiapkan konsep dari dunia Avatar sejak 1994. Sebenarnya ia ingin segera mewujudkan film ini setelah usai menangani film Titanic pada tahun 1997, namun akhirnya terpaksa ditunda karena teknologi di kala itu belum memenuhi standar yang ia inginkan untuk mencapai visinya.

Film yang memiliki perencanaan yang sangat matang dan panjang tersebut sukses besar, dengan meraih berbagai penghargaan dan rekor. Avatar juga pernah menjadi film paling laris sepanjang masa, yang pada akhirnya dikalahkan oleh Avengers: End Game (2019) – yang itu pun perlu tayang dua kali di bioskop untuk mengalahkan rekor Avatar. Fakta tersebut seakan menegaskan seberapa visioner dan revolusioner film ini pada masanya.

Trailer yang mereka rilis, Avatar: The Way of Water mendapatkan respon yang cukup baik. Visual yang disuguhkan juga jauh lebih baik dibandingkan dengan prequel-nya. Dan ternyata, film ini digadang-gadang akan menjadi film termahal yang pernah dibuat sepanjang sejarah.

Daniel Hamiaz

Daniel Hamiaz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.