Tips PDKT ala Zilbest #1

Beberapa waktu yang lalu saya menuliskan sebuah artikel tentang tips pacaran ala gamer untuk TEAMnxl> dan juga artikel untuk para jomblo yang ingin mencari pasangan. Dari dua artikel tersebut, sejumlah pembaca pun menanyakan tentang tips PDKT pada saya.

Padahal jujur saja, saya tidak pernah merasa expert soal berhubungan karena memang saya tidak percaya ada yang namanya expert untuk bidang ini karena keunikan hubungan tiap-tiap individu yang variabel-nya terlalu banyak untuk dirumuskan.

Namun demikian, karena saya memang paling suka menarik benang merah antar disiplin ilmu pengetahuan yang berbeda ataupun dengan kehidupan personal kita, saya menemukan beberapa trik dari ranah psikologi dan bisnis yang bisa Anda coba untuk meningkatkan peluang Anda mendapatkan sang dambaan hati.

ilustrasi-pdkt

1. Don’t give all of your time…!

Saya tahu betul bagaimana rasanya jatuh cinta. Kita ingin selalu berada dekat dengan si dia, bahkan seakan 1000 tahun pun tidak akan pernah cukup untuk memuaskan kerinduan kita.

Namun, ketika Anda selalu memaksakan untuk bersama dan menemani dambaan hati Anda, hal tersebut justru akan merugikan Anda.

Mari kita belajar dari trik bisnis yang dilakukan oleh developer dan publisher game Free to Play. Jika Anda pernah bermain game gratisan di smartphone, Anda pasti tahu sebagian besar dari game-game Free to Play sekarang ini membatasi waktu bermain Anda setiap hari dengan yang namanya Stamina, Energy, Lives (seperti di Candy Crush), atau apapun namanya.

Kenapa? Ada beberapa alasan kenapa sistem pembatasan tersebut diimplementasikan. Pertama, dengan memberikan batasan waktu bermain, game tersebut jadi punya komoditas baru yang bisa dijual sehingga menambah profit.

candy-crush-lives

Kedua, batasan waktu bermain diberlakukan agar Anda tidak cepat bosan bermain. Kita akan bosan dengan sesuatu ketika kita sampai di titik puas terlalu lama dan terlalu sering.

Misalnya saja seperti ini, satu ketika Anda sedang suka sekali dengan satu lagu, puaskanlah hasrat tersebut secara berlebihan dengan memutar satu lagu tersebut 24 jam terus menerus, selama seminggu.

Kemungkinan besar, setelah satu minggu, Anda sudah tidak suka ataupun kadar euforia Anda terhadap lagu tersebut akan berkurang drastis.

Dengan membatasi durasi bermain game setiap hari, publisher dan developer game tersebut akan memiliki peluang lebih besar untuk mengajak Anda login di game setiap hari dalam jangka waktu yang lebih lama.

Ketiga, pembatasan durasi bermain juga akan membuat progress game Anda melambat dan itulah yang diinginkan oleh tiap developer dan publisher game Free to Play karena berarti life-time dari game tersebut akan jauh lebih lama.

Pasalnya, ketika Anda sudah mencapai 100% progress, kemungkinan besar, Anda juga tidak akan lagi memainkan game tersebut karena sudah tidak ada tujuan lagi yang ingin dicapai.

Hal ini juga bisa berlaku untuk proses PDKT Anda. Pernahkah Anda mendengar sebuah pertanyaan, “kenapa banyak para wanita atau pria justru malah lebih tertarik dengan orang-orang yang mengacuhkan mereka, ketimbang yang memberikan seluruh waktunya?” – yang akhirnya mereka-mereka yang justru menghabiskan banyak waktu untuk dambaan hatinya malah terjebak dalam status friendzone.

secret-admire-zilbest

Jawabannya, pada dasarnya, sama dengan pembatasan durasi bermain yang diimplementasikan di game-game Free to Play tadi.

Ketika Anda selalu menemani dan berada dekat dengan gebetan Anda, waktu yang dihabiskan berdua jadi sudah tidak lagi langka dan istimewa – taken for granted.

Baik Anda dan si doi juga jadi lebih cepat bosan jika selalu bersama setiap saat, setiap waktu. Plus, karena terlalu sering bersama, dambaan hati Anda jadi lebih cepat tahu semua karakter Anda dan hal tersebut membuatnya kehilangan rasa penasaran.

Jadi jika Anda ingin mencoba, saran saya, jangan habiskan seluruh waktu Anda untuk dambaan hati Anda – seberapa besar pun hasrat Anda untuk melihat dan menghabiskan waktu dengannya, harus Anda atur sendiri dengan baik.

2016-05-25-everydayblues

Well, sebenarnya, Anda juga tak perlu berpura-pura sibuk – tapi tetap menguntitnya kemana pun ia pergi karena Anda akan jadi stalker dan kemungkinan besar gebetan Anda akan ilfil jika Anda ketahuan.

Tetap prioritaskan tanggung jawab utama Anda. Jika Anda masih pelajar atau mahasiswa, jadikan belajar tetap prioritas nomor satu. Jika Anda sudah bekerja, jadikan karir Anda tetap nomor satu.

Saya cukup yakin bahwa 24 jam sehari itu terlalu singkat untuk memprioritaskan terlalu banyak hal. Jadi, dengan menjadikan tanggung jawab utama Anda tetap prioritas pertama, Anda akan memiliki waktu yang lebih sedikit untuk gebetan dan wajahnya juga tidak akan selalu berputar-putar di benak Anda ketika Anda fokus pada hal lain.

Meski demikian, jangan lupa juga untuk selalu menyediakan waktu untuk dambaan hati Anda. Sama seperti game Free to Play tadi, berikan waktu yang cukup untuk eksplorasi namun jangan terlalu berlebihan.

Saya kira hal ini juga berguna untuk di masa depan nantinya. Karena, faktanya, tidak ada pasangan suami istri yang selalu bersama, setiap saat, setiap waktu karena masing-masing harus menyelesaikan tanggung jawabnya setiap hari.

Jangan jadikan sinetron, dongeng, atau film-film drama sebagai acuan karena tidak ada yang namanya together forever dan happily ever after karena tokoh-tokoh fiksi di sana tidak punya tanggung jawab yang riil dan kebutuhan sandang pangan seperti kita.

Jangan lupa juga jika Anda masih punya orang tua, sediakan waktu juga untuk mereka yang telah mendedikasikan sebagian besar waktu, tenaga, dan kekayaannya untuk Anda.

Dengan membatasi durasi waktu bersama Anda dengan si dia, selain Anda akan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkannya, Anda juga tak perlu khawatir tanggung jawab utama Anda akan terbengkalai – plus Anda juga tidak akan kaget dengan kehidupan berpasangan yang lebih riil.

Maaf, saya tidak mengira satu bagian akan jadi sepanjang ini. Jadi, kita akan lanjutkan tips selanjutnya di artikel yang akan datang. Namun paling tidak, dari artikel ini, Anda bisa belajar tips PDKT dari trik bisnis.

Selamat Mencoba…!

Jakarta, 4 Juni 2016

Yabes Elia

Yabes Elia

Have been playing around in the gaming industry since December 2008. A true believer of Johan Huizinga's saying, "let my playing be my learning". That's why I'm living my games and playing with life.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.