Semakin gencarnya dorongan terhadap perkembangan metaverse memang terus menimbulkan pro dan kontra. Salah satu figur penting yang akhirnya menyuarakan pendapatnya adalah Phill Spencer. Bos Xbox sebut metaverse sebagai sebuah video game yang dibangun dengan buruk.
Pendapat kontroversial tersebut disampaikan oleh Spencer pada event WSJ Live Convention yang baru saja diadakan. Spencer yang menjadi salah satu narasumber ditanyai mengenai apa definisi metaverse menurut Phil Spencer?
Sebelum menyampaikan pendapat singkatnya tersebut, Spencer juga mengatakan bahwa dirinya akan mendapat masalah ketika mengatakan hal tersebut. Namun dirinya juga menjelaskan lebih lanjut apa yang ia maksud dengan pendapatnya tersebut.

Spencer menjelaskan bahwa secara konsep apa yang ditawarkan metaverse merupakan apa yang telah mereka lakukan dalam video game selama bertahun-tahun. Yaitu menempatkan orang-orang dalam sebuah ruang tiga dimensi untuk pergi dan menyelamatkan dunia atau yang lainnya.
“Membangun metaverse yang terlihat seperti ruang rapat, saya menemukan bahwa itu bukanlah tempat di mana saya ingin menghabiskan waktuku di sana,” ujar Head of Xbox tersebut.
Meskipun tidak menyebutkan secara spesifik, namun banyak orang yang meyakini bahwa pendapat panas tersebut merupakan sindiran terhadap Meta milik Mark Zuckerberg. Hal tersebut dikarenakan apa yang ditawarkan oleh Meta memang lebih buruk dari apa yang ditawarkan sebuah video game.
Aplikasi metaverse flagship mereka, Horizon Worlds memang gagal menghadirkan sebuah dunia virtual yang menarik. Entah dari aspek grafik yang sangat ketinggalan, hingga berbagai mekanik di dalamnya yang sangat terbatas sehingga penggunaan Horizon Worlds tidak fleksibel dan intuitif.
Meskipun bos Xbox sebut metaverse sebagai sesuatu yang buruk, namun bukan berarti Spencer menolak mentah-mentah apa yang ditawarkan olehnya. Spencer sebenarnya memaklumi bahwa saat ini metaverse masih berada di tahun pertamanya. Dirinya bahkan optimis dan percaya bahwa metaverse nantinya akan berkembang untuk dapat menjadi apa yang berhasil diraih oleh industri video game saat ini.
Sayangnya, dukungan yang ditunjukkan Phil Spencer terhadap metaverse tidak sama dengan apa yang ia tunjukkan terhadap NFT atau non-fungible token. Spencer secara terang-terangan tidak mendukung video game yang menggunakan model NFT sebagai fiturnya. Spencer menyebut NFT sebagai eksploitasi pemain serta penuh dengan “spekulasi dan eksperimen”.
Meskipun masih belum diminati, namun Meta memang telah berkomitmen untuk terus mendorong metaverse yang mereka bangun. Termasuk menyediakan headset VR high-end khusus metaverse yang disebut Meta Quest Pro.
