Perilisan film seri adaptasi The Last of Us memang menjadi kesuksesan besar bagi HBO. Dan keberhasilan HBO dalam mengadaptasi game tentang kiamat zombie tersebut kini mulai mengusik para fans Resident Evil.
The Last of Us sendiri menjadi premiere terbesar kedua HBO setelah sekian lama, film ini juga menetapkan standar yang tinggi untuk film adaptasi video game.
Nasib sebaliknya memang terjadi pada film seri Resident Evil yang sebenarnya juga diadaptasi dan disiarkan melalui Netflix. Film seri adaptasi Resident Evil tersebut telah mendapat respon yang negatif sejak peluncurannya tahun lalu.
Kedua film adaptasi tersebut memang memiliki pendekatan yang berbeda meskipun sama-sama mengusung zombie. The Last of Us mencoba membawa dunia game-nya ke live-action, sembari menambah konten dan memperluas semestanya.

Sedangkan adaptasi Resident Evil milik Netflix mencoba memperkenalkan sesuatu yang baru kepada para fansnya. Yang pada akhirnya malah membuat para fans game-nya merasa asing karena koneksi terhadap seri video game-nya juga sangat lemah.
Melihat perbedaan antara bumi dan langit yang terjadi antara dua seri game tersebut, para fans Resident Evil pun mulai menyuarakan agar film adaptasi selanjutnya untuk ditangani oleh HBO.
Para fans pun menyuarakan pendapatnya di media sosial seperti Twitter agar film adaptasi Resident Evil selanjutnya dapat mempertahankan berbagai materi original dari game-nya ke layar lebar.
Apa yang dilakukan oleh para fans Resident Evil ini tidaklah salah, namun sayangnya mereka melupakan satu hal penting. Yaitu Netfix hanyalah distributor dari film adaptasi Resident Evil.
Sedangkan hak adaptasi filmnya sendiri masih dipegang oleh Constantin Film. Bahkan studio film ini telah memiliki hak adaptasi live-action dari Resident Evil sejak 1997. Maka dari itulah, pendekatan yang dilakukan hampir tidak pernah mendekati The Last of Us.
Di sisi lain, The Last of Us sendiri dikerjakan langsung oleh Sony dan bahkan ikut ditangani oleh kreator game-nya langsung yaitu Neil Druckmann. Kehadiran Druckmann sebagai salah satu produser dapat memastikan berbagai aspek dari game-nya dipertahankan dalam adaptasinya.
Pada akhirnya, selama Capcom tidak memberikan cintanya langsung ke dalam film adaptasi Resident Evil, maka akan sulit bagi film tersebut bisa memiliki feel yang sama dengan game-nya.
Karena film adaptasi terakhirnya, Resident Evil: Welcome to Raccoon City mencoba memasukkan sebanyak mungkin materi dari dalam game-nya. Namun tetap saja tidak bisa mendapatkan feel yang sama dengan video game aslinya.
