Di samping berfokus dalam mengembangkan kendaraan listrik, Tesla juga mengembangkan berbagai teknologi lain. Termasuk salah satunya yang paling menarik adalah sebuah robot humanoid yang mereka sebut sebagai “Optimus”.
Robot ini dikembangkan dengan teknologi AI dan sensor yang sama dengan yang digunakan pada fitur driver assistance Tesla Autopilot. Dan pada event Tesla AI Day 2022 yang baru saja diselenggarakan, Musk akhirnya memamerkan prototipe perdana dari robot canggihnya tersebut.
Prototipe Tesla Optimus tersebut tampil cukup mengesankan karena telah mampu berjalan di panggung, melambaikan tangan, dan bahkan berjoget. Namun Tesla menyebutkan bahwa robot ini sebenarnya sudah dapat melakukan aktivitas yang lebih kompleks dari presentasi tersebut.
Dalam video yang selanjutnya diperlihatkan kepada penonton ditunjukkan bahwa Tesla Optimus ini sudah dapat mengangkat kotak, menyirami tanaman, dan bahkan memindahkan pipa besi.
https://twitter.com/teslaownersSV/status/1576022300910006272
“Tujuan kami adalah untuk membuat robot humanoid yang berguna secepat mungkin. Memang masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menyempurnakan Optimus dan mengujicobanya” ungkap Musk.
Presentasi yang dilakukan pada hari Jumat malam waktu setempat tersebut merupakan pencapaian baru bagi Optimus. Karena itu adalah kali pertama sang robot beroperasi penuh tanpa kabel tambatan. Musk juga optimis bahwa mereka akan segera menjual Tesla Optimus ini dalam beberapa tahun ke depan.
Musk mengklaim bahwa perbedaan robot Tesla-nya dengan robot humanoid lainnya adalah Tesla akan mampu memproduksi masal robot-robot ini hingga jutaan unit. Namun sebelum dijual ke umum, robot-robot ini nantinya akan melakukan diuji lapangan dengan mengerjakan beberapa tugas di pabrik mobil Tesla.
Penggunaan software Tesla Autopilot pada robot ini memungkinkan Optimus untuk menangkap gerakan manusia melakukan pekerjaan nyata seperti mengangkat kotak. Lalu kemudian Optimus akan mengolah data yang mereka dapatkan tersebut untuk meniru gerakannya.

Tidak berhenti di situ, Tesla juga melengkapi Optimus dengan “online motion adaptation” untuk membuat berbagai gerakan yang dilakukan tidak terlalu kaku dan dapat dimanipulasi untuk diadaptasi ke berbagai kondisi lingkungan yang berbeda.
Nantinya, Musk menyebut bahwa robot Tesla Optimus ini rencananya akan dijual dengan harga kurang dari $20.000 (Rp306 jutaan). Dengan target produksi masalnya akan dimulai pada 3-5 tahun lagi.
Untuk spesifikasi teknisnya sendiri, Tesla Optimus disebut akan menggunakan battery pack berkapasitas 2,3 kWh, pengisian baterainya juga telah menggunakan Tesla SoC (State of Charge). Robot ini dilengkapi dengan koneksi Wi-Fi dan LTE.
Elon Musk menyebut bahwa kehadiran Tesla Optimus ini akan menjadi transformasi penting bagi peradaban umat manusia di masa depan.
