PC Part Guide #1: Mobo, PSU, & Kartu Grafis

Memilih komponen PC itu memang kadang bukan tugas yang mudah. Apalagi dengan begitu banyaknya brand dan kisaran harga yang berbeda-beda. Karena itu, saya di sini ingin berbagi sedikit tips umum untuk memilih komponen PC gaming Anda dengan jalan mengklasifikasikan prioritas masing-masing komponen.

Karena begitu banyaknya komponen PC, kebutuhan, dan kondisi kantong gamer yang berbeda-beda, tentu saya tidak bisa menjawab pertanyaan rekomendasi komponen PC gaming hanya dengan satu tulisan. Artikel ini hanya bisa dijadikan pertimbangan umum saja karena rekomendasi komponen yang spesifik hanya bisa digunakan untuk user yang spesifik juga (yang kondisi dan kebutuhannya berbeda-beda).

Jadi, kali ini saya akan mencoba mengkategorikan komponen-komponen PC menjadi beberapa Tier sehingga Anda bisa memilah dan menentukan prioritas komponen PC gaming Anda. Pembagian prioritas ini bukan hanya berdasarkan penting atau tidaknya komponen saja tapi juga dari pertimbangan variasi brand, dan juga berdasarkan budget yang Anda miliki.

cool-pc-gaming-memilih-komponen-pc-zilbest

Tier 1: Tetap menjadi prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan oleh alasan apapun karena fungsinya yang krusial dan juga banyak ‘jebakan’-nya. Mulai dari yang punya budget mepet sampai yang punya pohon uang, Tier 1 adalah yang terutama.

Tier 2: Bisa dikompromikan sedikit dan disesuaikan dengan selera dan kondisi Anda (misalnya kalau tidak ada budget ke yang Rp 2 juta, bisa cari yang Rp 1,5 – 1,2 juta).

Tier 3:  Tier ini cukup aman untuk sedikit di’korban’kan bagi yang benar-benar berkantong tipis dan cukup aman juga karena tidak terlalu banyak ‘jebakan’.

Tier 4: Hanya mereka yang berkantong tebal atau rajin menabung yang bisa selektif alias pilih-pilih di Tier ini. Bisa dibilang juga Tier 4 ini merupakan barang mewah, yang akan sangat asik bila diperhatikan dengan baik, namun bisa cari seadanya jika memang keadaan tidak memungkinkan.

So, mari kita mulai…

motherboard-memilih-komponen-pc-zilbest

Tier 1

Mainboard & PSU

Kedua komponen ini saya masukkan ke Tier 1 karena, bagi saya, kedua komponen itulah yang paling tidak bisa dikompromikan, sekecil apapun budget Anda. Kenapa? Mainboard merupakan komponen yang menjadi pusat bertemunya semua komponen lainnya. Semua komponen PC akan terhubung ke mainboard Anda jadi kesehatan mainboard akan jadi penentu keseluruhan sistem.

Durabilitas bagi saya adalah yang utama karena saya pernah mengalami yang namanya mainboard tewas seketika beberapa kali (dengan produk dari brand berbeda-beda, malah pernah ada yang hanya bertahan 1 minggu lalu tewas) saat menemani saya belajar overclocking.

Percaya saya, rasanya hal itu sangat menjengkelkan sekali karena tiba-tiba Anda jadi tidak punya PC… Kartu grafis rusak? Anda bisa mencopotnya dan menggunakan onboard grafis. Paling tidak PC masih bisa digunakan untuk browsing, mengetik, atau kebutuhan dasar lainnya tapi mainboard rusak? Well, Anda harus puasa menggunakan PC sampai bisa membeli mainboard baru.

ilustrasi-memilih-komponen-pc-zilbest

Sedangkan PSU menempati Tier 1 karena ia adalah penyuplai energi ke setiap komponen. Energi listrik lah yang digunakan oleh komponen untuk diubah menjadi tenaga komputasi. Ibaratnya, coba saja makan sampah, pasir atau beling setiap hari, saya yakin Anda tidak akan bisa melakukan begitu banyak kegiatan dengan optimal (atau malah mati muda ^,^) karena memang tidak ada cukup energi yang bisa dirubah untuk menjadi tenaga.

Ironisnya, justru tidak sedikit orang yang hanya rela mengeluarkan Rp 100 – 300 ribu untuk sebuah PSU – malah teman saya ada yang pernah membeli PSU seharga Rp 70 ribu, yang 3 minggu kemudian matot alias mati total. So, jangan pernah mau jika ditawari oleh penjual PSU abal-abal karena komponen itulah yang nantinya akan memberi makan tiap-tiap komponen PC Anda.

Kedua komponen ini juga menempati Tier 1 karena dua komponen ini juga memiliki begitu banyak variasi brand yang tidak semuanya bisa diandalkan. Ada banyak produk mainboard dan PSU yang benar-benar akan mengecewakan Anda jika tidak sungguh-sungguh diperhatikan (karena itu saya tuliskan di atas, “banyak jebakannya”).

Jika Anda kurang yakin dengan sebuah brand CPU, Anda bisa mengunjungi Ecova Plug Load Solutions untuk cari tahu brand PSU apa sajakah yang telah mendapatkan sertifikasi 80 Plus.

kumpulan-vga-memilih-komponen-pc-zilbest

Tier 2

Kartu Grafis

Posisi Tier 2 bagi saya hanya ditempati oleh kartu grafis karena memang fungsinya yang sangat spesifik untuk kebutuhan gaming atau rendering 3D.

Selain itu, kartu grafis itu bagi saya sangat unik karena ada 2 aspek pertimbangan yang harus dipikirkan.

Pertama, aspek performa yang ditentukan oleh GPU (Graphics Processing Unit – bukan Gosok Pijat Urut ya). Kekeliruan banyak orang adalah melihat performa kartu grafis hanya dari memorinya saja. “VGA-nya ini kencang karena sudah 2GB.” Well, itu trik penjual saja biar Anda mau beli kartu grafis yang sudah terlalu lama mondok di gudang (nyahaha).

Faktor penentunya ada di GPU-nya dan produsen GPU untuk PC gaming saat ini itu hanya dua AMD dan NVIDIA. Keduanya sama-sama brand besar dan berkualitas, sama-sama sangat peduli dengan tiap produknya. Jadi, saya menyerahkan ke Anda mau pilih yang mana.

amdradeon-memilih-komponen-pc-zilbest

Namun, biasanya, AMD menang dalam hal Price / Raw Performance. Maksudnya, dengan kisaran harga yang sama (misalnya Rp 2 juta), GPU AMD Radeon dapat mencetak skor di synthetic benchmark yang lebih tinggi. Sayangnya, GPU NVIDIA GeForce (biasanya) lebih optimal dalam hal Real-Life performance alias di dalam game, meski memang seringnya dibanderol dengan harga yang relatif lebih tinggi.

Jika diibaratkan seperti mobil, GPU AMD Radeon itu sebenarnya kencang dengan harga yang lebih terjangkau, namun kencangnya mobil tersebut hanya terlihat saat di lintasan balap mobil yang tidak penuh hambatan dan rintangan lainnya (alias synthetic benchmark itu tadi, misalnya 3D Mark, Unigine, dkk).

nvidia-geforce-memilih-komponen-pc-zilbest

Sedangkan dengan GPU NVIDIA GeForce, Anda memang harus mengeluarkan dana yang lebih besar untuk mendapatkan performa yang dapat menyamai kecepatan mobil balap AMD Radeon di lintasan balap bebas rintangan. Namun berhubung supir atau pembalap mobil NVIDIA GeForce (dalam hal ini Driver, Instructions, dan kawan-kawannya) itu lebih lihai, mobil balap NVIDIA GeForce kemungkinan besar akan lebih kencang berpacu di jalanan yang penuh rintangan, macet, polisi tidur, bis kota, dll (Real-World performance alias game).

Oh iya, berkat teknologi terbarunya juga, mobil NVIDIA GeForce sekarang juga lebih irit bensin ketimbang pesaingnya – yang bisa jadi penting dipertimbangkan bagi Anda yang tidak mau tagihan rekening listrik yang membengkak.

Sayangnya, pertimbangan kartu grafis tidak hanya berhenti sampai di GPU-nya saja. GPU merupakan satu bagian dari keseluruhan sistem kartu grafis. Jadi, para produsen GPU tersebut menjual GPU ke produsen kartu grafis seperti Asus, MSI, Gigabyte, Palit, Sapphire, dkk.

asus-980ti-strix-memilih-komponen-pc-zilbest

Nah faktor produsen kartu grafis ini juga penting dipertimbangkan karena kartu grafis tidak hanya terdiri dari GPU saja, namun juga PCB, cooling, dan lain-lainnya, yang ditentukan oleh para produsen kartu grafis. Untuk brand kartu grafis, saya juga percaya bahwa durabilitas itu penting. Saya pernah punya kartu grafis merek tertentu yang hanya dalam 1 tahun mengeluarkan artefak (alias objek-objek aneh di layar saat bermain game) dan rasanya hal itu memang sangat menjengkelkan.

Saya berharap setiap komponen yang saya beli masih terus bisa digunakan lebih dari 5 tahun, atau malah sampai saya bosan menggunakannya dan menggantinya dengan yang lebih bertenaga.

Jadi, untuk kartu grafis, Anda punya 2 tugas dalam menentukan pilihan. Pertama, tentukan dulu GPU-nya, ingin pakai AMD atau NVIDIA, dan hal ini sepenuhnya saya serahkan ke pertimbangan Anda. Setelah menentukan GPU, Anda harus menentukan produsen kartu grafis manakah yang Anda percaya tidak akan mengecewakan di kemudian hari.

msi-gtx-970--memilih-komponen-pc-zilbest

Berhubung sudah terlalu panjang, saya bagi artikel ini jadi beberapa bagian supaya tidak terlihat seperti Wall of Text. PC Part Guide #2 akan mencakup Tier 3 (Procie, RAM, & Storage).

Yabes Elia

Have been playing around in the gaming industry since December 2008. A true believer of Johan Huizinga's saying, "let my playing be my learning". That's why I'm living my games and playing with life.

2 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.