Meta Quest Pro, Headset VR High End untuk Metaverse

Keseriusan Mark Zuckerberg untuk mengembangkan metaverse memang tidak perlu dipertanyakan lagi. Mulai dari investasi besar-besaran untuk metaverse, mengubah nama perusahaannya menjad Meta, dan sekarang mengeluarkan headset VR khusus bernama Meta Quest Pro.

Diperkenalkan pada gelaran Meta Connect 2022, Mark Zuckerberg sendirilah yang meluncurkan headset VR barunya ini. Dan berbeda dengan headset VR lainnya, pendiri Facebook tersebut ingin Meta Quest Pro menjadi headset VR kelas atas.

Untuk itu, headset VR ini dibangun untuk mendorong semua batasan teknis yang ada di headset-headset VR lain yang sudah ada di pasaran. Salah satu perbedaan terbesar adalah hadirnya empat buah kamera di bagian depan kameranya.

Keempat kamera tersebut bertugas untuk menangkap area yang ada di depan pengguna dan menampilkannya di layar VR. Hal ini membuat headset VR ini tidak hanya memiliki kemampuan virtual-reality (VR), tapi juga mixed reality (MR).

Image Credit: Oculus

Di sisi dalampun headset VR ini juga memberikan peningkatan besar dibandingkan headset VR mereka sebelumnya, Meta Quest 2. Headset VR baru ini menggunakan lensa baru berjuluk “pancake” yang memungkinkan ketebalannya berkurang hingga 40%.

Layarnya sendiri menggunakan tipe mini-LED dengan resolusi masing-masing adalah 1800×1920. Membuat gambar yang dihasilkan baik dari aplikasi maupun kamera depan tampil tajam untuk setiap matanya.

Otak dari headset VR ini menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon XR2+ yang disandingkan dengan RAM sebesar 12 GB dan penyimpanan internal sebesar 265 GB.

Selain itu, kontroler untuk Meta Quest Pro ini berbeda dari sebelumnya. Karena kontroler headset ini memang telah mendapatkan upgrade besar. Terutama pada sensor di setiap kontrolernya yang melacak pergerakan penggunanya di ruang 3D.

Baterai perangkat ini juga telah dipindahkan ke bagian strap belakang kepala. Sehingga bobot headset-nya juga bisa terdistribusi lebih baik daripada sebelumnya. Namun sayangnya baterai baru Meta Quest Pro ini tidak diimbangi dengan daya tahannya.

Menurut laporan The Verge, baterai Meta Quest Pro ini sangat buruk. Karena headset ini disebut hanya akan bisa bertahan satu dan dua jam dalam sekali isi daya. Sedangkan untuk mengisi baterainya membutuhkan waktu sekitar dua jam.

Yang mungkin akan sedikit mengejutkan adalah harga yang akan dibanderol untuk headset VR ini. Karena Meta disebut memasang harga $1.499 atau sekitar Rp 23 jutaan. Yang berarti empat kali lipat dibandingkan headset VR Meta Quest 2 dengan harga hanya $399 atai sekitar Rp 6,1 jutaan saja.

Mark Zuckerberg sendiri mengatakan bahwa mixed reality ini merupakan langkah besar selanjutnya untuk dunia VR. Dan Meta Quest Pro diyakini sebagai jalan mereka untuk mewujudukan impian mereka menuju metaverse. Anda bisa mencari tahu lebih banyak mengenai headset ini di website resminya.

Adi Nawan

Adi Nawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.