5 Cara Meningkatkan Produktivitas di Tahun Baru Ini

Cara Meningkatkan Produktivitas

Tahun baru, semangat baru! Simak beberapa cara meningkatkan produktivitas bagi Anda yang masih sekolah, kuliah, kerja, atau bahkan berbisnis.

Siapa nih yang memiliki goals besar di tahun baru 2023 ini? Untuk mencapai goals atau tujuan kita sebelum tahun berikutnya datang, tentunya kita harus meningkatkan produktivitas setinggi-tingginya serta bersemangat dalam mengerjakan apapun yang bermanfaat bagi kita.

Tak dapat dipungkiri, kita semua pasti memiliki rasa malas ditambah kebiasaan menunda-nunda pekerjaan yang harusnya dapat diselesaikan secepatnya. Kebiasaan buruk ini biasanya mengakibatkan pekerjaan yang akhirnya menumpuk. Setelah itu, pekerjaan yang terus-terusan menumpuk akan membebani pikiran Anda dan bahkan dapat menyebabkan stres.

Nah, bagi Anda yang masih kuliah atau sekolah, maupun yang sudah kerja atau memiliki bisnis sendiri, berikut adalah beberapa cara meningkatkan produktivitas Anda atau mungkin karyawan Anda demi mencapai hidup yang lebih produktif di tahun baru ini.

Tips Cara Meningkatkan Produktivitas

1. Ambil Waktu untuk Mempelajari Diri Anda

Cara Meningkatkan Produktivitas
Image Credit: SHRM

Ini merupakan salah satu hal paling penting untuk diri Anda. Dengan mempelajari diri, Anda dapat mengenal diri Anda dengan lebih baik dan menyadari bahwa setiap orang memiliki perbedaan. Sebagai contoh, sebagian orang dapat belajar lebih baik dengan melihat (secara visual), sedangkan beberapa orang lebih cepat belajar dengan cara mendengarkan penjelasan. Nah, hal yang sama berlaku untuk produktivitas.

Beberapa orang saat bangun tidur langsung siap-siap dan bergegas melakukan aktivitas, artinya jam paling produktif mereka adalah jam-jam pada awal hari. Sedangkan, beberapa dari kita membutuhkan waktu untuk memulai dan fokus pada aktivitas. Jika Anda dapat menganalisis dan memperhatikan jam-jam saat Anda merasa paling produktif dan bersemangat, Anda dapat belajar dan menentukan jam paling produktif Anda.

Dengan ini, Anda dapat memprioritaskan aktivitas Anda seperti tugas, pekerjaan penting, dan sebagainya untuk dikerjakan pada jam-jam paling produktif Anda. Sebaliknya, Anda bisa menyimpan tugas-tugas ringan seperti mengirim e-mail atau semacamnya untuk nanti.

2. Menyerahkan Pekerjaan pada Rekan Kerja

Image Credit: RunSystem.id

Poin kedua ini akan berlaku saat Anda sedang bekerja secara kelompok saat kuliah maupun sekolah. Anda harus mempercayai rekan kerja Anda untuk mengerjakan bagiannya sendiri. Jika Anda selalu ingin ikut campur atau bahkan memiliki ambisi untuk mengerjakan semuanya sendiri, Anda kemungkinan dapat mengalami overwork. Serahkan apa saja yang menjadi pekerjaan mereka, dan hal tersebut dapat membebaskan Anda untuk melakukan pekerjaan lainnya.

Sebagai anak kuliahan, saya sendiri bisa ‘relate‘ dengan poin satu ini. Karena sifat ala-ala ‘perfeksionis’ saya, akhirnya tiap diberikan tugas kelompok, saya tidak dapat mempercayai rekan-rekan kelompok saya secara penuh. Yang akhirnya membuat saya mengerjakan hampir semuanya sendiri dan kewalahan sendiri wkwkwk… 

Nah, tidak hanya berlaku saat sekolah atau kuliah, poin ini juga penting bagi Anda yang sedang memimpin tim di kantor maupun memiliki karyawan sendiri. Menyerahkan pekerjaan pada bawahan Anda bukan berarti Anda lepas tanggung jawab, itu berarti Anda memberdayakan tim Anda untuk melakukan apa yang mereka seharusnya lakukan.

3. Kurangi Multitasking

Image Credit: Times of India

Multitasking atau mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus dapat memakan waktu dan energi lebih. Tak hanya itu, multitasking juga dapat menyebabkan kekacauan di meja, layar komputer, hingga otak Anda. Saat otak Anda telah berpikir ke segala macam hal yang berbeda, akan sulit untuk benar-benar mulai mengerjakan tugas dan menyelesaikannya.

Jadwalkanlah hari atau pekerjaan-pekerjaan Anda menggunakan kalender, Sticky Notes, atau lainnya untuk berkomitmen dan fokus pada satu tugas per waktu. Untuk membantu Anda beralih dari satu tugas ke berikutnya, berikan jeda diantaranya. Bangun dan jalan-jalan, pergi keluar, nongkrong, minum kopi, atau mungkin ketemuan dengan mantan? Hehe. 

4. Do Not Disturb!

Image Credit: MediaBistro

Siapa nih yang suka terdistraksi saat mengerjakan suatu tugas atau pekerjaan kantor? Ada saja gangguan yang muncul seperti teman yang mengirim chat, mengajak bermain, hingga notifikasi TikTok yang berakhir dengan scrolling konten-konten yang akan memakan waktu produktif Anda. Baru buka TikTok atau Instagram sebentar, eh kok sudah dua jam? Saya yakin Anda pernah merasakan hal tersebut.

Karena itu, ini dia tip paling penting namun sulit direalisasikan untuk meningkatkan produktivitas: Kerja secara offline, matikan internet, nyalakan mode do not disturb, dan lainnya. Dengan ini, Anda memberi pikiran Anda waktu untuk fokus pada tugas yang sedang dikerjakan tanpa adanya gangguan telepon, chat, e-mail, notifikasi IG, TikTok, atau semacamnya.

5. Jadwalkan Rapat Menjadi Lebih Singkat

Cara Meningkatkan Produktivitas
Image Credit: Sherpany

Saat mengadakan pertemuan dengan rekan-rekan kantor, bisnis, atau kuliah, coba buatlah rapat tersebut sesingkat mungkin seperti 15 menit hingga 20 menit. Waktu yang lebih singkat secara otomatis akan memaksa kita untuk berbincang langsung ke pokok pembicaraan. Untuk membantu rapat agar tidak melebihi waktu yang ditentukan, Anda dapat membuat hal-hal pokok yang harus didiskusikan sebelum rapat dimulai.

Jika hal-hal pokok yang harus didiskusikan sudah ada sebelum rapat dimulai, Anda tidak perlu membuang waktu untuk menjelaskan ulang permasalahan dan bisa langsung berunding atau menjawab pertanyaan dan memberikan tanggapan. Pada tahap ini juga akan memastikan apakah rapat tersebut diperlukan. Bisakah hal tersebut diselesaikan dengan e-mail atau telepon? Jika bisa, hindarilah memulai rapat dan fokus kepada tugas-tugas atau pekerjaan Anda.

Penutup

Nah, itu dia tadi beberapa cara meningkatkan produktivitas di tahun baru ini. Semoga artikel ini dapat membantu Anda untuk menggapai cita-cita yang Anda mimpikan sebelum tahun 2023 ini berakhir. Nah, bagi karyawan yang ingin meningkatkan produktivitas, tentunya Anda juga harus memiliki tempat kerja yang nyaman. Namun, ternyata tidak semua perusahaan memiliki lingkungan kerja yang nyaman lho! Simak tanda-tanda lingkungan kerja toxic di artikel satu ini.

Feat image credit: TrainingIndustries

Thio Sean

Thio Sean

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.