4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih PSU

Jika beberapa waktu yang lalu saya membahas antara perbedaan antara PSU berkualitas dan PSU abal-abal, kali ini saya ingin berbagi tips memilih PSU untuk Anda.

Anda bisa membaca artikel tadi untuk mencari tahu seberapa besar signifikansi PSU untuk PC Anda karena di sini saya hanya akan menjabarkan beberapa hal yang penting untuk diperhatikan ketika memilih PSU.

Ada 4 hal esensial yang perlu Anda perhatikan ketika ingin membeli PSU baru untuk PC gaming kesayangan.

hydro_g_-_inside

1. Wattage

Total Output atau daya PSU (yang diukur dalam Watt) merupakan hal pertama yang harus Anda perhatikan.

Afsp-power-appda banyak kalkulator di dunia maya sana yang bisa digunakan untuk mencari tahu seberapa besar daya PSU yang dibutuhkan PC Anda. Misalnya, Anda bisa menggunakan kalkulator buatan OuterVision atau aplikasi kalkulator PSU dari FSP yang bisa diunduh untuk ponsel Anda.

Satu hal yang perlu dicatat adalah kalkulator PSU tidak sepenuhnya akurat – Anda harus menggunakan multi-meter dan mencolokkan kabel-kabel langsung secara fisik jika ingin mendapatkan angka pastinya.

Jadi, saran saya, carilah PSU dengan kapasitas lebih besar dari hasil yang Anda dapatkan di kalkulator PSU tadi. Misalnya, jika hasil kalkulator tadi menunjukkan Anda butuh PSU sebesar 300W, carilah PSU yang berdaya 500W.

Pasalnya, dengan sisa daya lebih tadi, Anda jadi punya ruang untuk upgrade di kemudian hari – jadi Anda tidak perlu PSU baru lagi ketika ingin beli kartu grafis baru tahun depan misalnya.

hydro-g-850w

Selain itu, PSU 300W dan 500W sebenarnya akan menarik daya yang sama jika memang daya yang dibutuhkan oleh komponen PC Anda sama.

Jadi, bukan berarti PSU 500W akan selalu menarik daya 500W dari colokan listrik rumah. PSU 500W itu hanya akan menarik daya sesuai yang dibutuhkan komponennya – jika komponen PC Anda hanya butuh 300W, ia hanya akan menarik 300W (kurang lebih) dalam kondisi Full Load.

2. Quality

Kualitas PSU sebenarnya masih terlalu kompleks untuk dijadikan satu bagian karena ada banyak sekali fitur-fitur yang bisa dijabarkan satu persatu secara detil.

Anda bisa merujuk ke situs-situs lain yang memang lebih fokus untuk pembahasan yang lebih detil, misalnya seperti perdebatan Single Rail vs Multi Rail ataupun penjelasan yang lebih teknis tentang Efisiensi PSU.

Namun, bagi saya pribadi, satu hal yang bisa dijadikan patokan adalah sertifikasi 80 Plus. Sertifikasi 80 Plus ini (yang dibagi lagi menjadi 5 kasta) diberikan pada PSU-PSU berkualitas yang telah diuji sebelumnya.

80plus-chart

Jadi, karena memang dibuat untuk efisiensi tinggi, PSU dengan sertifikasi 80 Plus memiliki komponen yang lebih awet ketimbang yang tidak bersertifikasi.

Meski memang, jujur saja, Anda tidak perlu mengejar PSU dengan sertifikasi 80 Plus Platinum karena harganya pasti amit-amit.

Saya menyarankan untuk mencari PSU dengan sertifikasi 80 Plus standar atau yang Bronze bagi Anda pengguna PC low-end ataupun mainstream.

Kenapa harus cari yang bersertifikasi 80 Plus untuk PC low-end? Well, saya jujur saja tidak mau repot dan stress ketika tiba-tiba PC saya mati total.

dead pc

Apalagi jika kita berbicara soal PSU, jika PSU tersebut bermasalah, kemungkinan besar, PSU tersebut akan ikut menyeret komponen lainnya untuk ikut bermasalah.

Jadi, saya pribadi selalu mencari dan juga merekomendasikan komponen (baik itu mobo, kartu grafis, PSU ataupun yang lainnya) yang lebih kecil kemungkinannya untuk bermasalah di kemudian hari. Sederhananya, semakin awet itu semakin bagus.

3. Cable / Connector

Kabel mungkin memang kedengarannya sederhana namun jika Anda kekurangan kabel dari PSU, bisa jadi Anda harus batal menghidupkan PC.

Ada sejumlah konektor dan kabel yang harus Anda hitung dengan seksama, misalnya jumlah konektor PCI-E. Pasalnya, sejumlah kartu grafis ada yang hanya membutuhkan colokan PCI-E 6 pin namun ada juga yang butuh 2x 6 Pin, atau malah 2x 8 pin.

konektor PSU

Pastikan PSU yang ingin dibeli memiliki semua konektor yang dibutuhkan komponen Anda, mulai dari mobo, kartu grafis, HDD, Optical Drive (jika ada), dan yang lain-lainnya.

Modular atau Non-Modular? Saya pribadi memilih PSU modular karena saya malas merapihkan kabel kwkwkwk… Namun PSU modular berarti menambah konektor dan hal tersebut bisa jadi menambah resistensi tambahan (yang tidak ada di PSU non-modular) meski resistensi tersebut sangat kecil nominalnya.

Plus, PSU modular juga biasanya lebih mahal ketimbang yang non-modular. Jadi, untuk masalah ini, saya serahkan sepenuhnya ke Anda dan dompet Anda.

hydrog-modular

4. Size & Cooling

Terakhir, ada 2 aspek yang mungkin perlu dipertimbangkan. Untuk aspek ukuran fisik PSU, jika Anda sudah menggunakan casing Mid-Tower atau malah Full Tower, Anda tidak perlu risau.

Namun, bagi Anda yang menggunakan casing HTPC, Mini-ITX, atau yang mungil-mungil lainnya (atau malah yang abal-abal yang tidak standar ukurannya), ukuran PSU ini harus Anda perhitungkan karena, faktanya, ukuran fisik PSU itu tidak semuanya sama.

Well, kalau nyala, memang tetap akan nyala namun lucu saja jika PSU Anda harus berada di luar casing gara-gara tidak muat.

Lalu bagaimana dengan cooling? Satu hal yang bisa dilihat adalah ukuran kipasnya. Semakin besar, kemungkinan besar, semakin bagus juga sistem pendinginnya.

Plus, semakin besar ukuran kipas berarti semakin rendah putaran kipas tersebut yang artinya semakin sunyi PSU tersebut bekerja.

hydro g accoustic noise

Saya pribadi tidak terlalu masalah dengan suara kipas karena saya biasa pakai headset saat sedang main game serius atau bekerja (karena saya tidak tahan dengan anak tetangga yang suka teriak-teriak wkwkwkw).

Namun mungkin kebisingan ini bisa jadi hal yang perlu dipertimbangkan bagi Anda yang tidak suka pakai headset.

Finally…

Akhirnya kita sampai pada akhir artikel. 3 hal pertama yang saya sebutkan tadi sangat penting untuk dipertimbangkan sedangkan poin ke 4 bisa jadi perlu diperhatikan untuk sebagian pengguna.

Saran terakhir saya, setelah mendapatkan satu produk PSU yang sesuai (dari 4 aspek di atas), coba baca dulu review-review di lebih dari 1 situs hardware (lebih banyak, lebih bagus) sebelum Anda membelinya.

hydro-g-large_990x350

Jakarta, 17 Agustus 2016

Yabes Elia

Yabes Elia

Have been playing around in the gaming industry since December 2008. A true believer of Johan Huizinga's saying, "let my playing be my learning". That's why I'm living my games and playing with life.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.